Ini demi Ajeng yang menteror gw terusss "mana kelanjutan nyaaaa" akhirnya gw bela belain deh nulis di kereta dalam perjalanan menuju Rotterdam. muach to Ajeng.
Menurut gw, part ini lebih seru dari part sebelumnya karena di hari gw jalan-jalan ke kampungnya camer; tempat kelahiran Geart, cuacanya sangat cerah, udaranya gak dingin, angin gak kencang, dan inilah summer sebenarnya. So, gw bisa ngeceng dan gak harus pake jaket terus karena kedinginan. Kalo orang Padang bilang, kayak dikulum baruak (dikelonin kera).
Tentang perjalanan gw menemui calon mertua di Belanda untuk mendapatkan restu dari orang tua calon suami.
Titipan doa
Dear all,
Ide awal membuat blog ini adalah memberi tahu keluarga gue di Padang mengenai kegiatan gue selama di Belanda, dan menyimpan kisah perjalanan gue biar nggak hilang di ingatan. Karena pengunjung blog ini sudah ribuan dan gue disupport teman untuk membukukan cerita ini, maka kisah gue ini akan gue edit menjadi 70 halm sesuai syarat redaksi karena total post di blog ini cuma 40 halm. Untungnya masih banyak yang belum gue ungkap di blog.
Doakan hasil karya gue menjadi lebih baik, lebih detil dan lebih bermanfaat ya...
Semoga lolos penerbitan. Amin.
Thx dah mampir.
Ide awal membuat blog ini adalah memberi tahu keluarga gue di Padang mengenai kegiatan gue selama di Belanda, dan menyimpan kisah perjalanan gue biar nggak hilang di ingatan. Karena pengunjung blog ini sudah ribuan dan gue disupport teman untuk membukukan cerita ini, maka kisah gue ini akan gue edit menjadi 70 halm sesuai syarat redaksi karena total post di blog ini cuma 40 halm. Untungnya masih banyak yang belum gue ungkap di blog.
Doakan hasil karya gue menjadi lebih baik, lebih detil dan lebih bermanfaat ya...
Semoga lolos penerbitan. Amin.
Thx dah mampir.
NOTE: Mau baca yang sudah di edit lengkap? baca di: caprivhia.com
Showing posts with label desain rumah. Show all posts
Showing posts with label desain rumah. Show all posts
Thursday, July 21, 2011
Monday, July 18, 2011
Part 3: Tentang orang Belanda (kesan pertama)
Cara salam:
Di Belanda, peluk cium sudah wajar. baik laki ato perempuan. Ini bagusnya, kita serasa makin dekat. Pertama kali ketemu orang asing, mungkin cuma jabat tangan doang. tapi setelah bicara dan ngobrol2 sedikit bisa lebih dekat, bisa salam perpisahan dengan peluk cium. kalau sudah tau itu bagian dari keluarga, misalnya orang tua nya, atau saudaranya.. salam pertama bisa langsung dipeluk dan cium pipi kanan kiri kanan (3x). pisah juga gitu. tapi yg pasti bukan tiap kali ketemu, kayak di indo yg ketemu calon mertua cium tangan terus yg walaupun ketemu sekali 3 hari.. tetep sungkem cium tangan. kalau di Belanda nggak, bisa aja ucapan terima kasih juga peluk cium.
Part 2: Hal aneh menurut gw tentang Belanda
Anjing:
disini lagi tren pelihara anjing. sampai-sampai harga anjing meningkat, dari ratusan ribu, hingga belasan juta. tergantung ras nya. padahal tidak mudah pelihara anjing, dan kalau tidak dipelihara dengan baik bisa kena denda.misalnya, kalau anjing mau jalan2 trus buang kotoran di jalan. ya harus dibersihkan, kalau tidak, pemerintah akan menilang yang punya karena merusak lingkungan. so pasti kena denda.
disini lagi tren pelihara anjing. sampai-sampai harga anjing meningkat, dari ratusan ribu, hingga belasan juta. tergantung ras nya. padahal tidak mudah pelihara anjing, dan kalau tidak dipelihara dengan baik bisa kena denda.misalnya, kalau anjing mau jalan2 trus buang kotoran di jalan. ya harus dibersihkan, kalau tidak, pemerintah akan menilang yang punya karena merusak lingkungan. so pasti kena denda.
Subscribe to:
Posts (Atom)